Jenis jenis hardisk – hardisk adalah perangkat keras berupa piringan magnetis didalamnya untuk menyimpan data . hardisk memang komponen komputer penting untuk komputer akan tetapi tanpa hardisk komputer masih tetap bisa hidup dan digunakan.

Hardisk baru terbilang sangat penting jika sudah berhubungan dengan data, apapun data itu baik berupa dokumen office, music , video ataupun data lainnya.

Seiring berjalannya waktu kapasitas penyimpanan hardisk semakin bertambah dan terus bertambah, jika dahulu kita hanya mengenal disket yang isinya hanya sangat terbatas, kini hardisk sudah sangat besar bisa sampai 4 TB.

Hardisk bekerja secara mekanik dalam proses pengambilan dan penyimpanan data dengan putatan piringan didalamnya, ukuran hardisk umumnya ada yang sebesar 3.5 dan ada yang lebih tipis yaitu 2.5, ukuran 3.5 sering dipakai untuk komputer desktop dan 2.5 umumnya untuk laptop

Jenis-jenis hardisk atau tempat penyimpanan data saat ini berdasarkan konektornya

  • PATA (IDE) saya tidak akan bahas karena sudah tidak diproduksi lagi
source image wikipedia
  • SATA (Serial Advanced Technology Attachment)

Teknologi yang masih dipakai sampai sekarang, SATA merupakan generasi lanjutan dari PATA.

Sata sudah mengalami proses perkembangan hingga saat ini sehingga SATA memiliki beberapa generasi dan setiap generasi memiliki beberapa perbedaan di kecepatan transfer data.

Mau tahu bedanya SATA I SATA II SATA III dan seterusnya? Kamu bisa cek disini perbedaannya , kita mulai dari generasi :

  • SATA I memiliki transfer rate hingga 150MB/s
  • SATA II memiliki trasfer rate hingga 300MB/s
  • SATA III mampu transfer rate hingga 600MB/s

Apakah SATA III dipasang ke SATA II dan begitu sebaliknya? jawabanya adalah bisa dipasangkan akan tetapi dengan kecepatan yang lebih rendah.

cara convert gpt ke mbr

Dapatkah saya memasang dan mencabut konektor saat ketika komputer sedang menyala? jawabannya adalah bisa

  • SCSI atau Small Computer System Interface

Hardisk ini merupakan hardisk yang kecepatannya paling tinggi dan kapasitas yang besar.

Jenis jenis hardisk berdasarkan ukurannya

  • Hardisk 3.5″ biasanya berukuran besar dan dipakai untuk komputer dekstop
  • Hardisk 2.5″ lebih kecil dan lebih tipis dan biasa dipakai untuk perangkat mobile seperti laptop

Fungsi hardisk 3.5″ dan 2.5″ tetaplah sama hanya ukurannya saja yang membedakannya keduanya dan juga peruntukannya.

hardisk 2.5″ bisa saja dipasang di komputer dekstop jika ada slot yang tersedia di casing pc biasanya harus menambahkan braket hardisk.

Akan tetapi hardisk 3.5″ tidak dapat dipasang di laptop karena keterbatasan casing laptop.

Karena hardisk sata bekerja berdasarkan mekanik yaitu perputaran piringan didalamnya sehingga kecepatan transfer rate terbatas, maka keterbatasan inilah akhirnya memunculkan SSD.

APA ITU SSD

SSD atau solid state drive bekerja berdasarkan elektrik dalam hal penyimpanan data karena SSD tidak mempunyai piringan didalamnya.

ssd bekerja seperti Flashdisk yang didalamnya hanya berupa kumpulan IC maka dari itu SSD bisa 5 kali lebih cepat dari hardisk, hanya sayang harga SSD masih 2x lipat lebih mahal daripada hardisk,

Perbandingan kecepatan antara Hardisk dan SSD saat startup bisa kamu lihat di video ini

SSD ada SSD sata dan SSD NVME, perbedaan nya di konektor penghubung dan juga kecepatannya.

Seperti yang kamu lihat didalam video SSD SATA lebih kencang dari hardisk, nah untuk kecepatan SSD NVME sendiri lebih cepat 5x daripada SSD SATA.

SSD sata menggunakan konektor penghubung SATA maka untuk SSD NVME menggunakan port PCIe yang mana dengan slot tersebut mampu memaksimalkan kinerjanya

Semua jenis jenis hardisk diatas intinya adalah untuk digunakan dalam menyimpan dan memproses data, pertanyaannya bagaimana kalo rusak? Atau ciri-ciri hardisk rusak?

Gejala hardisk rusak bisa kita mulai kenali dari ciri-ciri berikut ini

  • No Bootable Device” atau indikasi lain , walaupun ini sepenuhnya tidak menandai hardisk yang rusak karena bisa saja yang rusak itu konektornya juga, tapi jika ada indikasi ini ada baiknya kamu mengecek hardisk dan konektornya terlebih dahulu
  • Komputer terasa Lambat Ketika copy paste file, kadang sering hang saat mau klik sesuatu misalkan windows explorer not responding ini menandakan hardisk bisa saja rusak atau bisa saja pc terkena virus
  • Sering muncul eror seperti restart, file hilang, Bluescreen, file corrupt dan sejenisnya
  • Terdengarnya suara bising didalam hardisk
  • Tidak bisa install ulang seror ini muncul Ketika kamu bisa masuk ke dalam bios akan tetapi saat masuk ke windows prosesnya lama sekali dan bahkan tidka bisa masuk, kasus seperti ini biasanya hardisk yang bermasalah
  • Sering melakukan sendiri Chkdisk saat pc baru dinyalakan maksdunya suka tampil layar hitam dengan tulisan sedang mengecek hardisk

Lalu bagaimanakah cara mengecek sebuah hardisk masih bagus atau sudah rusak ?

Jika kamu masih  bisa masuk ke system os cobalah download dan install software yang bernama HDD sentinel dan lihatlah berapa persen HEALTH nya, jika sudah dibawah 100% harap segera backup data kamu ke tempat penyimpanan lain untuk jaga-jaga terjadi kerusakan .

hdd sentinel

Jika kamu sudah tidak bisa masuk windows untuk pengetesan hardisk bisa menggunakan HDD sentinel versi bootable, kamu bisa membuat HDD sentinel memakai sebuah flashdisk

Nanti terlihat disana Health berwarna hijau , tinggal dilihat berapa persentase sisa healthnya.

Seandainya kamu tidak bisa membuat bootable HDD sentinel untuk pengecekan hardisk kamu bisa coba untuk mencopot hardisk tersebut lalu memasangnya di pc lain untuk perbandingan.

Jika ternyata di pc lain juga lemot berarti ada kemungkinan bahwa memang hardisk tersebut itu sudah rusak.

Tips agar hardisk tetap Awet

  • Usahakan Aliran Listrik harus stabil
  • Lalukan defrag rutin satu kali dalam beberapa bulan
  • Beri tambahan kipas agar menurunkan panas hardisk
  • Jangan pernah mematikan paksa komputer seperti langsung mencabut kabel listriknya dari power supply atau memencet tombol power karena ini  sangat berpengaruh terhadap hardisk bisa cepat rusak

Hardisk kamu ternyata sudah Bad sector, apa yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir kerusakan agar hardisk masih bisa dipakai sampai kamu beli hardisk baru?

  • Yang pasti kamu harus backup dahulu data penting
  • Buatlah unallocated drive, misalnya hardisk kamu yang bad sector itu sekitar 10 GB cara mengeceknya kamu bisa menggunakan software yang bernama HDD TUNE yang bisa kamu download gratis

Tinggal kamu tunggu berjam-jam saat scan BAD SECTOR pada hardisk tergantung dari besarnya isi hardisk , semakin besar semakin lama prosesnya.

Jika yang rusak 10 GB cobalah membuat unallocated file  sekitar 10 GB lebih misalkan 11 GB dan seterusnya

  • Disaat genting yang semua data penting kamu ada dalam hardisk yang belum sempat terbackup dan hardisk itu rusak maka cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencoba jasa recovery hardisk, tapi jangan kaget harga recovery hardisk terhitung mahal.

Contoh saja harga recovery 1 TB itu sekitar 1,5 juta semakin besar semakin mahal.

Kesimpulan :

Jenis hardisk berdasarkan bentuknya ada 3.5″ dan 2.5″ , jika berdasarkan konektor penghubungnya ada PATA, SATA, dan SCSI .

Sebagai media penyimpanan data hardisk sudah mulai ditinggalkan karena memang kecepatannya sudah tertinggal jauh dengan generasi penyimpanan berbasis chip seperti SSD.

Cara mempercepat hardisk agar terlihat seperti kecepatan SSD kamu harus memakai intel optane dikomputer anda akan tetapi itu hanya untuk pc versi baru dan pc high end saja.

Mau ganti hardisk dengan SSD ? beli di central pc aja ya klik dibanner ini

Toko Komputer